Latest Entries »

Untuk Bahan KTTA SIA


19047578-perbandingan-standar-pengendalian-internal-COSO-COBIT-SOA-BASEL-II-dan-ISO-17799

BeasleyPres_COSO_IC-1

Sejarah Perang 10 November


oleh : Asaduddin Asyirkatu

Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting negeri ini. Pada hari itu terjadi pertempuran besar antara pejuang – pejuang Indonesia melawan tentara sekutu dan Belanda yang berniat kembali menjajah Indonesia. Namun sayangnya, buku – buku sejarah yang dipelajari generasi masa kini jarang menunjukkan peranan penting ulama dan ummat Islam dalam peristiwa tersebut. Tanpa maksud mengecilkan perang para tokoh seperti Bung Tomo, Prof Dr Moestopo, MayJend Sungkono , Doel Arnowo , dan Roeslan Abdul Gani dalam berjuang melawan pasukan sekutu, namun penting untuk diketahui dan diperhatikan “Resolusi Jihad” yang dikeluarkan PBNU pada 21-22 1945 Oktober. Sebuah Resolusi yang memfatwakan bahwa perang melawan pasukan asing (kafir) adalah perang suci yang diwajibkan oleh agama (Islam) bagi seluruh kaum muslimin, wa bil khusus yang berada di Surabaya & sekitarnya.

Seperti disinyalir Martin Van Bruinessen (1994), deklarasi, yang kemudian populer sebagai Resolusi Jihad itu, tidak mendapat perhatian yang selayaknya dari para sejarawan. Umum ditulis dalam sejarah resmi, peran pemuda Sutomo atau populer “Bung Tomo” yang memimpin perlawanan rakyat itu dengan pidato agitatifnya di radio. Berbagai kajian pada tingkat lokal dan regional mengenai perjuangan kemerdekaan yang muncul belakangan ini tidak banyak menyebut peranan ummat Islam (khususnya warga Nahdliyin) dan sebagian lagi bahkan mengabaikan sama sekali.

Pengabaian peran NU ini diantaranya dalam kajian Fredrick, yang berkaitan dengan Surabaya. Dia menyatakan, “Di Surabaya, umum dipercaya bahwa pemimpin revolusioner Bung Tomo, mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari Kiai Wahid Hasyim, pemimpin pesantren terkenal di Jombang, Tebu Ireng”. Tetapi ia tidak menjelaskan kenapa dukungan ini sangat berarti. Wahid Hasyim sendiri waktu itu adalah pemimpin NU yang sangat terkemuka, yang dekat dengan banyak pemimpin nasional. Sementara ayahnya, Kiai Hasyim Asy’ari adalah Ra’is Akbar NU dan sangat dihormati. Fredrick sendiri, menyebut pengaruh Kiai Hasyim terhadap Bung Tomo. Bung Tomo sendiri, mungkin tidak pernah menjadi santri, tetapi diketahui meminta nasihat kepada Kiai Hasyim Asy’ari.

Sejarah mencatat, meski Indonesia telah memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Pasukan Inggris mendarat di Jakarta pada pertengahan September 1945 dengan nama Netherlands Indies Civil Administration (NICA). Pergerakan pasukan Inggris tidak dapat dibendung. Sementara pemerintah RI yang berpusat di Jakarta menginginkan berbagai penyelesaian diplomatik sembari menata birokrasi negara baru, mendorong terbentuknya partai-partai politik dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Sementara pasukan Inggris terus bergerak untuk menduduki Medan, Padang, Palembang, Bandung, dan Semarang lewat pertempuran-pertempuran dahsyat. Sebagian pendudukan ini juga mendapat bantuan langsung dari Jepang yang kalah perang dalam PD II, sebagai konsekuensi dari alih kuasa. Sedangkan kota-kota besar di kawasan timur Indonesia telah diduduki oleh Australia.

Pasukan Inggris lalu masuk ke Surabaya pada 25 Oktober 1945, berkekuatan sekitar 6.000 orang yang terdiri dari serdadu jajahan India. Pasukan itu dipimpin Brigadir Jenderal AWS. Mallaby, panglima brigade ke-49 Divisi 23 dengan perintah utama melucuti tentara Jepang, tentara dan milisi Indonesia. Di belakangnya membonceng pasukan Belanda yang masih bersemangat menguasai Indonesia. Praktis, suasana Surabaya menjadi genting. Untung, sebelum NICA datang, Soekarno sempat mengirim utusan menghadap Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari di Pesantren Tebuireng, Jombang. Mbah Hasyim bertindak cepat, Beliau memerintahkan KH Wahab Chasbullah, KH Bisri Syamsuri, dan kiai lain untuk mengumpulkan kiai se-Jawa dan Madura. Pada tanggal 21-22 Oktober 1945, wakil-wakil dari cabang NU di seluruh Jawa dan Madura di Kantor PB Ansor Nahdlatoel Oelama (ANO), Jalan Bubutan VI/2, Surabaya. Mereka mengadakan musyawarah dengan dipimpin Kiai Wahab Chasbullah dan Rois Akbar NU Hadrotus Syekh KH. Hasyim Asy’ary.

Pada 22 Oktober 1945, Mbah Hasyim atas nama Pengurus Besar NU mendeklarasikan seruan jihad fi sabilillah, yang kemudian dikenal dengan Resolusi Jihad. Pada intinya Resolusi itu menyerukan umat Islam wajib hukumnya mengusir pasukan asing yang ingin menjajah. Bahkan, haram hukumnya mundur ketika berhadapan dengan penjajah dalam radius 94 km (jarak ini disesuaikan dengan dibolehkannya qashar salat). Di luar radius itu dianggap fardu kifayah (kewajiban kolektif, bukan fardu ain, kewajiban individu. Mbah Hasyim menyatakan, syariat Islam tidak akan bisa dilaksanakan di negeri yang terjajah. “….. tidak akan tercapai kemuliaan Islam dan kebangkitan syariatnya di dalam negeri-negeri jajahan,” tegas Mbah Hasyim. Ribuan kiai dan santri dari berbagai daerah mengalir ke Surabaya. Para kiai dan pendekar tua membentuk barisan pasukan non reguler Sabilillah yang dikomandani oleh KH. Maskur. Para santri dan pemuda berjuang dalam barisan pasukan Hisbullah yang dipimpin oleh H. Zainul Arifin. Sementara para kiai sepuh berada di barisan Mujahidin yang dipimpin oleh KH. Wahab Hasbullah.

Pada tanggal 28 Oktober 1945, pasukan Inggris di Surabaya mulai terlibat baku tempat dengan tentara dan milisi Indonesia. Untuk menghindari kekalahan di Surabaya, Brigjen Mallaby meminta agar Presiden RI Soekarno dan panglima pasukan Inggris Divisi 23, Mayor Jenderal Douglas Cyril Hawthorn untuk pergi ke Surabaya dan mengusahakan perdamaian. Pada siang hari, 30 Oktober 1945, dicapai persetujuan yang ditanda-tangani oleh Presiden RI Soekarno dan Panglima Divisi 23 Mayjen Hawthorn. Isi perjanjian tersebut adalah diadakan perhentian tembak menembak dan pasukan Inggris akan ditarik mundur dari Surabaya secepatnya.

Pada sore hari, 30 Oktober 1945, Brigjen Mallaby beserta pimpinan militer Indonesia berkeliling ke berbagai pos pasukan Inggris di Surabaya untuk memberitahukan soal persetujuan tersebut. Dari 8 pos pertahanan Inggris, 6 di antaranya tidak ada masalah, hanya di dua tempat, yakni di Gedung Lindeteves dan Gedung Internatio yang masih ada permasalahan/tembak-menembak. Saat mendekati pos pasukan Inggris di gedung Internatio, terjadi insiden tembak menembak yang menyebabkan Brigjen Mallaby dan sopirnya tewas. Laporan awal yang diberikan pasukan Inggris di Surabaya ke markas besar pasukan Inggris di Jakarta menyebutkan Brigjen Mallaby tewas ditembak oleh milisi Indonesia

Letjen Sir Philip Christison, pimpinan pasukan Inggris di Jakarta, marah besar mendengar kabar kematian Brigjen Mallaby, mengingat sepanjang terjadinya PD II tidak ada satupun jenderal sekutu yang tewas di semua front pertempuran. Selanjutnya Letjend. Christinson mengerahkan 24.000 pasukan tambahan untuk menguasai Surabaya. Pada 9 November 1945, Inggris menyebarkan ultimatum agar semua senjata tentara Indonesia dan milisi segera diserahkan ke tentara Inggris, tetapi ultimatum ini tidak diindahkan.
Tepat pada tanggal 10 November 1945, Inggris mulai membom Surabaya dari darat, laut dan Udara. Perang sengit berlangsung terus menerus selama 10 hari. Inilah perang terbesar sepanjang sejarah Nusantara. Sedemikian dahsyat perlawanan, sampai salah seorang komandan pasukan India Zia-ul-Haq (kelak menjadi presiden Republik Islam Pakistan) heran menyaksikan para milisi yang bertakbir sambil mengacungkan senjata. Sebagai seorang muslim, hati Zia-ul-Haq trenyuh, dia pun menarik diri dari medan perang. Sikap Zia-ul-Haq itu membuat pasukan Inggris kacau. Dalam pertempuran itupula dua pesawat Inggris ditembak jatuh dan salah seorang penumpangnya Brigadir Jendral Robert Guy Loder-Symonds terluka parah dan meninggal keesokan harinya.

Setelah 10 hari bertempur, pada 20 November 1945 Inggris berhasil menguasai Surabaya dengan korban ribuan orang prajurit tewas. Pertempuran ini merupakan salah satu pertempuran paling berdarah yang dialami pasukan Inggris pada dekade 1940an. Karena sengitnya pertempuran dan besarnya korban jiwa, setelah pertempuran ini, jumlah pasukan Inggris di Indonesia mulai dikurangi secara bertahap. Sementara itu lebih dari 20.000 tentara Indonesia, milisi dan penduduk Surabaya tewas. Seluruh kota Surabaya hancur lebur. Kondisi ini diapresiasi oleh oleh ummat islam di timur tengah dengan menggelar sholat gaib bersama di berbagai tempat di Mekkah, Baghdad, Kairo dan sejumlah tempat lain untuk ummat Islam yang gugur di Surabaya.

*****

Minimnya informasi berkaitan peranan ummat islam dalam perjuangan mengusir penjajah telah membuah generasi muda di negeri ini kurang menghargai jasa para ulama. Bahkan belakangan ini ada opini yang didesign untuk menjelekkan islam dan kaum muslimin. Dimana terdapat tuduhan bahwa para ulama, pesantren dan syariat Islam khususnya jihad adalah biang timbulnya terorisme di negeri ini.

Sungguh jihad bukanlah perbuatan kriminal, jihad adalah ibadah mulia yang bahkan telah terbukti berjasa mengentaskan negeri ini dari jurang penjajahan (fisik). Oleh karena itu sangatlah penting bagi ummat islam untuk terus mengkaji dan mendalami syariat islam agar mencapai suatu pemahaman terhadap islam secara baik dan benar. Dengan pemahaman islam yang benar, insyaAllah seorang muslim dapat senantiasa menilai sebuah fakta secara obyektif, proporsional dan sesuai dengan hukum syara’ sehingga tidak mudah terbawa opini buruk yang sengaja di desain oleh musuh – musuh Islam melalui pemutarbalikan fakta, penipuan sejarah dan pendangkalan aqidah.
Wallahu a’lam biashowab


(Sumber : NU Online)
Nama Pondok Pesantren (PP) Al-Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor tiba-tiba menjadi perbincangan banyak kalangan setelah dijadikan lokasi Muktamar Luar Biasa (MLB) Partai Kebangkitan Bangsa versi Gus Dur 30 April-1 Mei 2008 ini.

Baru didirikan pada tanggal 16 Juni 1998 diatas tanah 17 hektar oleh Al Syekh Habib Saggaf Bin Mahdi Bin Syekh Abu Bakar Bin Salim, kini pesantren tersebut sudah memiliki 12.000 santri dan santriwati diatas lokasi sudah seluas 187 hektar.

Proses perkembangan jumlah santri yang luar biasa ini salah satunya dikarenakan pesantren ini membebaskan seluruh pembiayaan pendidikan, pengobatan, makan dan minum serta sarana dan pra-sarana lainnya.

Nama Al-Ashriyyah Nurul Iman sendiri dinukil dari bahasa Arab, Al-Ashriyyah yang bermakna modern, yang tujuannya “menjadi pusat pembinaan pendidikan agama dan pengetahuan umum secara terpadu dan modern. Nurul Iman berawal dari kosa kata bahasa Arab, Nuur yang bermakna cahaya, dan Al-Iman bermakna keimanan.

Habib Saggaf memiliki inisiatif mendirikan pesantren ini dilatarbelakangi oleh krisis multidimensi yang melanda Indonesia pada tahun 1998 yang mengakibatkan banyaknya para remaja yang putus sekolah serta tidak mampu melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Melihat kondisi seperti itu, ia memutuskan untuk pindah dari kawasan perumahan Bintaro Jaya ke desa Waru Jaya Parung Bogor yang penduduknya dibawah garis kemiskinan yang mayoritas penghasilan mereka hanya mengandalkan penjualan daun melinjo serta ikan air tawar.

Pada mulanya para santri menetap di asrama belakang rumah beliau, namun karena makin banyaknya santri yang berminat maka dibangunkan sebuah kobong (bangunan dari bambu) yang berukuran 4 X 5 meter di areal tanah yang awalnya sebuah hutan semak belukar dan rumput ilalang. Hari ke hari semakin banyak santri yang berminat hingga kobong tersebut tidak lagi mencukupi untuk di tempati.

Santri-santri yang berminat belajar di pondok pesantren tidak hanya dari daerah desa Waru Jaya saja, melainkan hingga daerah-daerah jauh di dataran bumi Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke, bahkan dari luar negeri.

Selain pendidikan formal, para santri juga memperoleh pelajaran tambahan yang bisa menjadi bekal dalam kehidupan mereka kelak setelah keluar dari pesantren. Beberapa jenis kursus yang disediakan adalah kursus bahasa, kursus komputer, kursus menjahit, pelatihan pertanian, pemanfaatan sampah-sampah menjadi bahan bangunan, peternakan ikan dan lain-lain.

Para santri-pun dituntut untuk mampu mampu salah satu diantara bahasa Arab, Inggris dan Mandarin. Disamping itu, pesantren ini juga memberikan pendidikan padat karya seperti cara membuat roti, tahu, tempe, kecap, sabun dan tata cara jahit-menjahit.


Bersama Abah (Habib Seggaf bin Mahdi BSA) – di Parung..
Pengasuh Ponpes Al-Ashriyah..

Peradilan Tata Usaha Negara



1.Pengertian Hukum Acara PTUN
Hukum Acara PTUN adalah hukum yang mengatur tata-cara bersengketa di PTUN serta mengatur hak dan kewajiban pihak-pihak yang terkait dalam proses sengketa tersebut. Hukum acara merupakan hukum formal yang secara teoritis keberadaannya terdiri dari dua macam, yakni :
• ketentuan prosedur berperkara diatur bersama-sama dengan hukum materiilnya atau bersama-sama dengan pengaturan susunan, kompetensi dari badan yang melakukan peradilan dalam satu bentuk undang-undang atau peraturan lainnya;
• ketentuan prosedur berperkara diatur tersendiri masing-masing dalam bentuk undang-undang atau peraturan lainnya.
Menurut penggolongan diatas maka Undang-undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara (UU PTUN), mengikuti kelompok pertama, karena dalam UU PTUN tersebut memuat hukum materiil sekaligus hukum formalnya.
UU PTUN terdiri atas 145 pasal. Hukum Acara dalam UU PTUN dimuat dalam pasal 53 sampai dengan Pasal 141 atau sebanyak 89 pasal (61,3%); dengan demikian hukum materiilnya adalah sebanyak 56 pasal (38,7 %).

1.1.1 Ciri Khusus HAPTUN
Ciri khusus yang menjadi karakteristik Hukum Acara PTUN:
• Peranan hakim yang aktif karena ia dibebani tugas untuk mencari kebenaran materiil (pasal 63 ayat 2a dan b, pasal 80 ayat 1, pasal 85, pasal 95 ayat 1, pasal 103 ayat 1);
• Kompensasi ketidakseimbangan antara kedudukan penggugat dan tergugat;
• Sistem pembuktian yang mengarah kepada pembuktian bebas (vrijbewijs) yang terbatas;
• Gugatan di pengadilan tidak mutlak bersifat menunda pelaksanaan keputusan TUN yang digugat (vide pasal 67);
• Keputusan hakim tidak boleh bersifat ultra petita (melebihi tuntutan penggugat) tetapi dimungkinkan adanya reformatio in peius (membawa penggugat dalam keadaan yang lebih buruk) sepanjang diatur dalam UU;
• Terhadap putusan hakim TUN berlaku asas erga omnes, artinya bahwa putusan itu tidak hanya berlaku bagi para pihak yang bersengketa, tetapi juga berlaku bagi pihak-pihak lain yang terkait;
• Dalam proses pemeriksaan dipersidangan berlaku asas auti et alteram partem yaitu para pihak yang terlibat dalam sengketa harus didengar penjelasannya sebelum hakim membuat putusan;
• Dalam mengajukan gugatan harus ada kepentingan atau bila tidak ada kepentingan maka tidak boleh mengajukan gugatan; dan
• Kebenaran yang dicapai adalah kebenaran materiil dengan tujuan menyeimbangkan kepentingan perseorangan dengan kepentingan umum.

1.1.2 Asas HAPTUN
Asas-asas Hukum Acara PTUN meliputi :
• Asas praduga rechtmatig (praesumptio iustatae causa); artinya asas ini menyatakan bahwa setiap perbuatan pemerintah dianggap rechtmatig (tidak bertentangan dengan hukum) sampai ada pembatalan {pasal. 67(1) UU PTUN}
• Asas gugatan pada dasarnya tidak dapat menunda pelaksanaan KTUN yang dipersengketakan. Asas ini merupakan kelanjutan dan konsekuensi dari asas praduga rechtmatig. Jika setiap tindakan pemerintah selalu dianggap rechtmatig, maka gugatan terhadap keputusan pemerintah pada dasarnya tidak dapat menghalangi dilaksanakannnya putusan tersebut. Hal ini karena keadaan penggugat adalah keadaan sebelum jatuhnya putusan. Jadi pada saat gugatan diajukan , hakim belum memutuskan apakan KTUN tersebut batal atau tidak. Dimungkinkan terdapat pengecualian bilamana “ada kepentingan yang mendesak dari penggugat” {pasal. 67 (1)dan(4a)}
• Asas kesatuan beracara dalam perkara sejenis, bahwa dalam perkara sejenis diterapkan mekanisme yang sama untuk seluruh wilayah Indonesia. Hal ini berdasarkan pada wawasan persatuan hukum dan untuk menghindari terjadinya dualisme mekanisme untuk perkara sejenis. Sebagaimana yang pernah diterapkan pada zaman Hindia Belanda dengan adanya perbedaan mekanisme acara pada peradilan perdata untuk wilayah Jawa Madura dan luar Jawa Madura. Hal ini juga berlaku baik dalam pemeriksaan di peradilan judex vacti maupun kasasi di mahkamah agung sebagai puncaknya.
• Asas audi et alteram partem artinya para pihak memiliki kedudukan yang sama dan harus diperhatikan secara adil. Hakim harus mendengarkan keterangan kedua pihak menjatuhkan putusan.
• Asas penyelenggaraan kekuasaan kehakiman yang merdeka artinya bebas dari segala macam campur tangan kekuasaan yang lain baik secara langsung maupun tidak langsung yang bermaksud untuk mempengaruhi keobyektifan putusan pengadilan (pasal. 24 UUD 1945 jo pasal. 4 UU Nomor 4 Tahun 2004 / UU tentang PPKK)
• Asas peradilan dilakukan dengan sederhana, cepat dan biaya ringan sederhana adalah hukum acara yang mudah dipahami dan tidak berbelit-belit. Dengan hukum acara yang mudah dipahami dan tidak berbelit-belit, maka peradilan akan berjalan dengan waktu yang relatif cepat. Dan dengan demikian biaya perkara juga akan lebih murah.
• Asas hakim aktif sebelum dilakukan pemeriksaan terhadap pokok sengketa hakim mengadakan rapat permusyawaratan untuk menetapkan apakah gugatan dinyatakan diterima atau tidak berdasarkan pada pasal 62 UU No. 5 tahun 1986 dan pemeriksaan persiapan apakah gugatan penggugat kurang jelas sehingga penggugat perlu melengkapinya (pasal 63 UU No. 5 tahun 1986). Dengan demikian asas ini memberikan peran kepada para hakim dalam proses persidangan guna memperoleh kebenaran materiil dan untuk itu UU PTUN mengarah pada pembuktian bebas. Bahkan, jika dianggap perlu untuk mengatasi kesulitan maka penggugat berhak memperoleh informasi atau data yang diinginkan. Maka hakim memerintahkan kepada badan atau pejabat TUN sebagai pihak yang tergugat untuk memberikan informasi atau data tersebut (pasal 85 UU No. 5 tahun 1986).
• Asas sidang terbuka untuk umum konsekuensi dari asas ini adalah bahwa semua putusan pengadilan hanya dianggap sah dan memiliki kekuatan hukum apabila diucapkan dalam sidang yang terbuka untuk umum.
• Asas peradilan berjenjang jenjang pengadilan dimulai dari tingkat yang terbawah yaitu Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Lalu Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) dan puncaknya adalah Mahkamah Agung (MA). Dengan dianutnya asas ini, maka kesalahan pada putusan pengadilan yang lebih rendah dapat dikoreksi pada pengadilan yang lebih tinggi terhadap putusan yang belum memiliki kekuatan hukum tetap dapat diajukan upaya banding pada PTTUN dan kasasi kepada MA. Sedangkan untuk putusan yang memiliki kekuatan hukum tetap juga dapat diupayakan peninjauan kembali pada MA.
• Asas pengadilan sebagai upaya terakhir untuk mendapatkan keadilan asas ini menempatkan pengadilan sebagai ultinum remedium. Sengketa tata usaha Negara sedapat mungkin terlebih dahulu diselesaikan melalui upaya musyawarah untuk mencapai mufakat dan bukannya secara konfrontatif. Penyelesaian secara administrative sebagaimana yang diatur dalam pasal 48 UU No. 5 tahun 1986 lebih menunjukkan kearah tersebut. Dan apabila upaya ini tidak tercapai barulah menempuh upaya litigasi.
• Asas obyektivitas.Untuk tercapainya putusan yang adil, maka hakim atau panitera wajib mengundurkan diri apabila terikat hubungan keluarag sedarah, semenda sampai derajat ketiga atau hubungan suami istri meskipun sudah bercerai dengan tergugat, penggugat, penasihat hukum atau antara hakim dengan seorang hakim atau panitera juga terdapat hubungan yang dimaksud, atau hakim atau panitera tersebut mempunyai kepentingan langsung atau tidak langsung dengan sengketanya (pasal 78 dan 79 UU No. 5 tahun 1986).

1.2.1 Klasifikasi HAPTUN
Hukum Acara PTUN dibedakan atas:
• Hukum Acara Materiil yang meliputi Kompetensi absolut dan relatif
i. Kompetensi absolut PTUN: memeriksa, mengadili dan memutuskan sengketa yang timbul dalam bidang tata usaha negara antara seseorang atau badan hukum perdata dengan badan atau pejabat tata usaha negara akibat dikeluarkannya suatu keputusan tata usaha negara termasuk sengketa kepegawaian {pasal.1(4) UU PTUN}
ii. Kompetensi relatif PTUN: kewenangan pengadilan tata usaha negara yang mana yang berwenang untuk memeriksa, mengadili dan memutus perkara berkenaan
Eksepsi tentang kompetensi absolut PTUN:
Dapat diajukan setiap waktu selama pemeriksaan dan meskipun tidak ada eksepsi tentang kewenangan absolut pengadilan; apabila hakim mengetahui hal itu, ia karena jabatannya wajib menyatakan bahwa pengadilan tidak berwenang mengadili sengketa berkenaan.
Eksepsi tentang kompetensi relatif PTUN:
Diajukan sebelum disampaikan jawaban atas pokok sengketa, dan eksepsi tersebut harus diputus sebelum pokok sengketa diperiksa.
Eksepsi lain yang tidak mengenai kewenangan pengadilan :
Hanya dapat diputus bersama dengan pokok sengketa.

• Hukum Acara Formil (hukum acara dalam arti sempit) yang meliputi tahapan:
i. Acara biasa (pasal. 68 dst.UUPTUN)
o Pengadilan bersidang pada hari yang ditentukan sesuai dalam surat panggilan.
o Pemeriksaan sengketa dimulai dengan membacakan isi gugatan dan surat yang memuat jawabannya oleh Hakim Ketua Sidang, dan bila tergugat belum menyampaikan jawaban tertulisnya, pihak tergugat diberi kesempatan untuk mengajukan jawabannya.
o Hakim Ketua Sidang memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk menjelaskan seperlunya hal yang diajukan oleh mereka masing-masing.
o Penggugat dapat mengubah alasan gugatan hanya sampai dengan replik, disertai alasan yang cukup serta tidak merugikan kepentingan tergugat. Atas perubahan ini Hakim harus mempertimbangkannya dengan saksama.
o Tergugat dapat mengubah alasan yang mendasari jawabannya hanya sampai dengan duplik, asal disertai alasan yang cukup serta tidak merugikan kepentingan penggugat dan hal tersebut harus dipertimbangkan Hakim dengan seksama.
o Dalam hal penggugat atau kuasanya tidak hadir dipersidangan pada hari pertama dan pada pada hari yang ditentukan dalam panggilan kedua tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, meskipun setiap kali dipanggil dengan patut; gugatan dinyatakan gugur dan penggugat harus membayar biaya perkara.
o Dalam hal gugatan dinyatakan gugur karena hal ketidak hadirannya, penggugat dapat memasukkan gugatannya sekali lagi sesudah membayar uang muka biaya perkara.
o Penggugat dapat sewaktu-waktu mencabut gugatannya sebelum tergugat memberikan jawabannya
o Apabila tergugat sudah memberikan jawaban atas gugatan itu, pencabutan gugatan oleh penggugat akan dikabulkan oleh Pengadilan hanya apabila disetujui tergugat.
o Dalam hal tergugat atau kuasanya tidak hadir dipersidangan dua kali sidang berturut-turut dan atau tidak menanggapi gugatan tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan meskipun setiap kali dipanggil dengan patut, maka Hakim Ketua Sidang dengan Surat Penetapan meminta atasan tergugat memerintahkan tegugat hadir dan atau menanggapi gugatan.
o Putusan terhadap pokok gugatan dapat dijatuhkan hanya setelah pemeriksaan mengenai segi pembuktiannya dilakukan secara tuntas.
o Majelis hakim terdiri dari 3 orang

ii. Acara cepat (pasal. 98,99 UU PTUN)
o Penggugat dalam gugatannya dapat memohon kepada Pengadilan supaya pemeriksaan sengketa dipercepat
o Ketua Pengadilan dalam jangka waktu empat belas hari setelah diterimanya permohonan, mengeluarkan penetapan tentang dikabulkan atau tidak dikabulkannya permohonan tersebut; terhadap penetapan ini tidak dapat dilakukan upaya hukum.
o Pemeriksaan dengan Acara Cepat dilakukan dengan Hakim Tunggal.
o Dalam hal permohonan Pemeriksaan dengan Acara Cepat dikabulkan, Ketua Pengadilan dalam jangka waktu tujuh hari setelah dikeluarkannya penetapan; menentukan hari, tempat, dan waktu sidangnya tanpa melalui prosedur pemeriksaan persiapan.
o Tenggang waktu untuk jawaban dan pembuktian kedua belah pihak, masing masing ditentukan tidak melebihi empat belas hari

iii. Acara singkat
o Perlawanan {pasal 62(4) UUPTUN}
o Penundaan pelaksanaan KTUN { pasal.67(2,3,4) UUPTUN}
[tidak untuk menyelesaikan pokok sengketa bentuk akhir: penetapan]

1.3 Subyek HAPTUN
Para pihak yang berperkara di Pengadilan Tata Usaha Negara adalah:

1.3.1 Pihak tergugat
Pihak tergugat adalah Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara yang mengeluarkan keputusan berdasarkan wewenang yang ada padanya atau yang dilimpahkan kepadanya (Pasal 1 angka 6 UU no. 5 tahun 1986).
• Hak Tergugat
i. Didampingi oleh seorang atau beberapa orang kuasa (pasal 57) ;
ii. Mendapat panggilan secara sah (pasal 65) ;
iii. Mengubah alasan yang mendasari jawabannya hanya sampai dengan duplik asal disertai alasan yang cukup serta tidak merugikan kepentingan penggugat (pasal 75 ayat 2) ;
iv. Apabila tergugat sudah memberikan jawaban atas gugatan, pencabutan gugatan oleh penggugat akan dikabulkan olen pengadilan hanya apabila disetujui tergugat (pasal 76 ayat 2) ;
v. Mempelajari berkas perkara dan surat-surat resmi lainnya yang bersangkutan di kepaniteraan dan membuat kutipan seperlunya (pasal 81);
vi. Bermusyawarah dalam ruangan tertutup untuk mempertimbangkan segala sesuatu guna putusan sengketa tersebut (pasal 97 ayat 2) ;
vii. Mengajukan permohonan pemeriksaan banding secara tertulis kepada Pengadilan Tinggi TUN dalam tenggang waktu empat belas hari setelah putusan Pengadilan TUN diberitahukannya secara sah (pasal 122);
viii. Menyerahkan memori banding dan atau kontra memori banding serta surat keterangan bukti kepada Panitera Pengadilan TUN dengan ketentuan bahwa salinan memori banding dan atau kontra memori banding diberikan kepada pihak lainnya dengan perantara Panitera Pengadilan (pasal 126 ayat 3);
ix. Mengajukan permohonan pemeriksaan kasasi secara tertulis kepada MA atas suatu putusan tingkat terakhir Pengadilan (pasal 131) ; dan
x. Mengajukan permohonan pemeriksaan peninjauan kembali kepada MA atas suatu putusan Pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (pasal 132).
• Kewajiban Tergugat
i. Dalam hal gugatan dikabulkan, badan/pejabat TUN yang mengeluarkan Keputusan TUN wajib (pasal 97 ayat 9):
o Mencabut Keputusan TUN yang bersangkutan; atau
o Mencabut Keputusan TUN yang bersangkutan dan menerbitkan Keputusan TUN yang baru;
o Menerbitkan Keputusan TUN dalam hal gugatan didasarkan pada pasal 3.
ii. Apabila tidak dapat atau tidak dapat dengan sempurna melaksanakan putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap disebabkan oleh berubahnya keadaan yang terjadi setelah putusan Pengadilan dijatuhkan dan atau memperoleh kekuatan hukum tetap, ia wajib memberitahukannya kepada Ketua Pengadilan dan penggugat (pasal 117 ayat 1).
iii. Memberikan ganti rugi dalam hal gugatan penggugat atas permohonan ganti rugi dikabulkan oleh Pengadilan (pasal 120).
iv. Memberikan rehabilitasi dalam hal gugatan penggugat atas permohonan rehabilitasi dikabulkan oleh Pengadilan (pasal 121).

1.3.2 Pihak penggugat.
Yang dapat menjadi pihak penggugat dalam perkara di Pengadilan Tata Usaha Negara adalah setiap subjek hukum, orang maupun badan hukum perdata yang merasa kepentingannya dirugikan dengan dikeluarkannya keputusan Tata Usaha Negara oleh Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara di Pusat maupun di Daerah (Pasal 53 ayat (1) jo Pasal 1 angka 4 UU no. 5 tahun 1986).
• Hak Penggugat
i. Mengajukan gugatan tertulis kepada PTUN terhadap suatu Keputusan Tata Usahan Negara (pasal 53) ;
ii. Didampingi oleh seorang atau beberapa orang kuasa (pasal 57) ;
iii. Mengajukan kepada Ketua Pengadilan untuk bersengketa cuma-cuma (pasal 60) ;
iv. Mendapat panggilan secara sah (pasal 65) ;
v. Mengajukan permohonan agar pelaksanaan keputusan TUN itu ditunda selama pemeriksaan sengketa TUN sedang berjalan, sampai ada putusan pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum tetap (pasal 67) ;
vi. Mengubah alasan yang mendasari gugatannya hanya sampai dengan replik asal disertai alasan yang cukup serta tidak merugikan kepentingan tergugat (pasal 75 ayat 1) ;
vii. Mencabut jawaban sebelum tergugat memberikan jawaban (pasal 76 ayat 1) ;
viii. Mempelajari berkas perkara dan surat-surat resmi lainnya yang bersangkutan di kepaniteraan dan membuat kutipan seperlunya (pasal 81) ;
ix. Membuat atau menyuruh membuat salinan atau petikan segala surat pemeriksaan perkaranya, dengan biaya sendiri setelah memperoleh izin Ketua Pengadilan yang bersangkutan (pasal 82) ;
x. Mengemukakan pendapat yang terakhir berupa kesimpulan pada saat pemeriksaan sengketa sudah diselesaikan (pasal 97 ayat 1) ;
xi. Mencantumkan dalam gugatannya permohonan kepada Pengadilan supaya pemeriksaan sengketa dipercepat dalam hal terdapat kepentingan penggugat yang cukup mendesak yang harus dapat disimpulkan dari alasan-alasan permohonannya (pasal 98 ayat 1) ;
xii. Mencantumkan dalam gugatannya permohonan ganti rugi (pasal 120) ;
xiii. Mencantumkan dalam gugatannya permohonan rehabilitasi (pasal 121) ;
xiv. Mengajukan permohonan pemeriksaan banding secara tertulis kepada Pengadilan Tinggi TUN dalam tenggang waktu empat belas hari setelah putusan Pengadilan TUN diberitahukannya secara sah (pasal 122) ;
xv. Menyerahkan memori banding dan atau kontra memori banding serta surat keterangan bukti kepada Panitera Pengadilan TUN dengan ketentuan bahwa salinan memori banding dan atau kontra memori banding diberikan kepada pihak lainnya dengan perantara Panitera Pengadilan (pasal 126 ayat 3) ;
xvi. Mengajukan permohonan pemeriksaan kasasi secara tertulis kepada MA atas suatu putusan tingkat terakhir Pengadilan (pasal 131) ; dan
xvii. Mengajukan permohonan pemeriksaan peninjauan kembali kepada MA atas suatu putusan Pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (pasal 132).

• Kewajiban Penggugat
i. Membayar uang muka biaya perkara (pasal 59).

1.3.3 Orang
1.3.4. Badan Hukum Perdata


1.4. Obyek HAPTUN

1.4.1 Unsur-unsur KTUN
Keputusan Tata Usaha Negara adalah “suatu penetapan tertulis yang dikeluarkan oleh Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara yang berisi tindakan Hukum Tata Usaha Negara berdasarkan Peraturan perundang-undangan yang berlaku yang bersifat konkret, individual dan final yang menimbulkan akibat hukum bagi seseorang atau Badan Hukum Perdata.” (Pasal 1 angka 3 UU no. 5 tahun 1986). Selanjutnya dari pengertian ataupun definisi Keputusan TUN tersebut di atas, dapat diambil unsur-unsur dari suatu Keputusan TUN, yang terdiri dari:
• Bentuk Penetapan tersebut harus Tertulis
i. Penetapan Tertulis itu harus dalam bentuk tertulis, dengan demikian suatu tindakan hukum yang pada dasarnya juga merupakan Keputusan TUN yang dikeluarkan secara lisan tidak masuk dalam pengertian Keputusan TUN ini. Namun demikian bentuk tertulis tidak selalu disyaratkan dalam bentuk formal suatu Surat Keputusan Badan / Pejabat TUN, karena seperti yang disebutkan dalam penjelasan pasal 1 angka 3 UU No. 5 tahun 1986, bahwa syarat harus dalam bentuk tertulis itu bukan mengenai syarat-syarat bentuk formalnya akan tetapi asal terlihat bentuknya tertulis, oleh karena sebuah memo atau nota pun dapat dikategorikan suatu Penetapan Tertulis yang dapat digugat (menjadi objek gugatan) apabila sudah jelas:
 Badan atau Pejabat TUN yang mengeluarkannya.
 Maksud serta mengenai hal apa isi putusan itu.
 Kepada siapa tulisan itu ditujukan dan apa yang ditetapkan didalamnya jelas bersifat konkrit, individual dan final.
 Serta menimbulkan suatu akibat hukum bagi seseorang atau Badan Hukum Perdata.
 Dikeluarkan oleh Badan atau Pejabat TUN.
ii. Sebagai suatu Keputusan TUN, Penetapan tertulis itu juga merupakan salah satu instrumen yuridis pemerintahan yang dikeluarkan oleh Badan atau Pejabat TUN dalam rangka pelaksanaan suatu bidang urusan pemerintahan.
iii. Selanjutnya mengenai apa dan siapa yang dimaksud dengan Badan atau Pejabat TUN sebagai subjek Tergugat, disebutkan dalam pasal 1 angka 2 : “Badan atau Pejabat Tata Usaha negara adalah Badan atau Pejabat yang melaksanakan urusan pemerintahan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.”
iv. Badan atau Pejabat TUN disini ukurannya ditentukan oleh fungsi yang dilaksanakan Badan atau Pejabat TUN pada saat tindakan hukum TUN itu dilakukan. Sehingga apabila yang diperbuat itu berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku merupakan suatu pelaksanaan dari urusan pemerintahan, maka apa saja dan siapa saja yang melaksanakan fungsi demikian itu, saat itu juga dapat dianggap sebagai suatu Badan atau Pejabat TUN.
v. Sedang yang dimaksud dengan urusan pemerintahan adalah segala macam urusan mengenai masyarakat bangsa dan negara yang bukan merupakan tugas legislatif ataupun yudikatif. Dengan demikian apa dan siapa saja tersebut tidak terbatas pada instansi-instansi resmi yang berada dalam lingkungan pemerintah saja, akan tetapi dimungkinkan juga instansi yang berada dalam lingkungan kekuasaan legislatif maupun yudikatif pun, bahkan dimungkinkan pihak swasta, dapat dikategorikan sebagai Badan atau Pejabat TUN dalam konteks sebagai subjek di Peradilan TUN.
vi. Berisi Tindakan Hukum TUN. Sebagaimana telah dijelaskan diatas, bahwa suatu Penetapan Tertulis adalah salah satu bentuk dari keputusan Badan atau Pejabat TUN, dan keputusan yang demikian selalu merupakan suatu tindakan hukum TUN, dan suatu tindakan hukum TUN itu adalah suatu keputusan yang menciptakan, atau menentukan mengikatnya atau menghapuskannya suatu hubungan hukum TUN yang telah ada. Dengan kata lain untuk dapat dianggap suatu Penetapan Tertulis, maka tindakan Badan atau Pejabat TUN itu harus merupakan suatu tindakan hukum, artinya dimaksudkan untuk menimbulkan suatu akibat hukum TUN.
vii. Berdasarkan Peraturan Perundang-undangan yang Berlaku. Kata “berdasarkan” dalam rumusan tersebut dimaksudkan bahwa setiap pelaksanaan urusan pemerintahan yang dilakukan oleh Badan atau Pejabat TUN harus ada dasarnya dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, karena hanya peraturan perundang-undangan yang berlaku sajalah yang memberikan dasar keabsahan (dasar legalitas) urusan pemerintahan yang dilaksanakan oleh Badan atau Pejabat TUN (pemerintah). Dari kata “berdasarkan” itu juga dimaksudkan bahwa wewenang Badan atau Pejabat TUN untuk melaksanakan suatu bidang urusan pemerintahan itu hanya berasal atau bersumber ataupun diberikan oleh suatu ketentuan dalam suatu peraturan perundang-undangan yang berlaku.
• Bersifat Konkret, Individual dan Final.
i. Keputusan TUN itu harus bersifat konkret, artinya objek yang diputuskan dalam Keputusan TUN itu tidak abstrak, tetapi berwujud, tertentu atau dapat ditentukan, seperti Pemberhentian si X sebagai Pegawai, IMB yang diberikan kepada si Y dan sebagainya.
ii. Bersifat Individual artinya Keputusan TUN itu tidak ditujukan untuk umum, tetapi tertentu dan jelas kepada siapa Keputusan TUN itu diberikan, baik alamat maupun hal yang dituju. Jadi sifat individual itu secara langsung mengenai hal atau keadaan tertentu yang nyata dan ada.
iii. Bersifat Final artinya akibat hukum yang ditimbulkan serta dimaksudkan dengan mengeluarkan Penetapan Tertulis itu harus sudah menimbulkan akibat hukum yang definitif. Dengan mengeluarkan suatu akibat hukum yang definitif tersebut ditentukan posisi hukum dari satu subjek atau objek hukum, hanya pada saat itulah dikatakan bahwa suatu akibat hukum itu telah ditimbulkan oleh Keputusan TUN yang bersangkutan secara final.

• Menimbulkan Akibat Hukum Bagi Seseorang / Badan Hukum Perdata.
i. Menimbulkan Akibat Hukum disini artinya menimbulkan suatu perubahan dalam suasana hukum yang telah ada. Karena Penetapan Tertulis itu merupakan suatu tindakan hukum, maka sebagai tindakan hukum ia selalu dimaksudkan untuk menimbulkan akibat hukum bagi seseorang atau badan hukum perdata. Apabila tidak dapat menimbulkan akibat hukum ia bukan suatu tindakan hukum dan karenanya juga bukan suatu Penetapan Tertulis. Sebagai suatu tindakan hukum, Penetapan Tertulis harus mampu menimbulkan suatu perubahan dalam hubungan-hubungan hukum yang telah ada, seperti melahirkan hubungan hukum baru, menghapuskan hubungan hukum yang telah ada, menetapkan suatu status dan sebagainya yang dipersamakan dengan Keputusan Tata Usaha Negara
ii. Yang dimaksud diatas adalah sebagaimana yang disebut dalam ketentuan Pasal 3 Uu no. 5 tahun 1986:
 apabila Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara tidak mengeluarkan keputusan, sedangkan hal ini menjadi kewajiban, maka hal tersebut disamakan dengan Keputusan Tata Usaha Negara.
 jika suatu Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara tidak mengeluarkan keputusan yang dimohon, sedangkan jangka waktu sebagaimana ditentukan dalam Peraruran perundang-undangan dimaksud telah lewat, maka Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara tersebut dianggap telah menolak mengeluarkan keputusan yang dimaksud.
 dalam hal Peraturan perundang-undangan yang bersangkutan tidak menentukan jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) : “maka setelah lewat waktu 4 (empat) bulan sejak diterimanya permohonan, Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara yang bersangkutan dianggap telah mengeluarkan Keputusan Penolakan.”


1.5 Pengadilan Tata Usaha Negara Yang Berwenang Mengadili
Gugatan diajukan kepada pengadilan yang daerah hukumnya meliputi tempat kedudukan atau tempat tinggal tergugat. Apabila tergugat lebih dari satu dan berkedudukan tidak dalam satu daerah hukum pengadilan, maka gugatan diajukan kepada pengadilan yang daerah hukumnya meliputi tempat kedudukan salah satu tergugat.
Apabila tempat tinggal tergugat tidak diketahui, dalam sengketa TUN tidak mungkin tempat kediaman tergugat tidak diketahui. Dalam hukum acara perdata dalam hal demikian, gugatan diajukan ke pengadilan tempat kediaman penggugat atau apabila menyangkut benda tak bergerak maka gugatan dapat diajukan ke pengadilan tempat benda tak bergerak tersebut berada.
Apabila penggugat dan tergugat berkedudukan atau berada di luar negeri, gugatan diajukan kepada Pengadilan di Jakarta. (Pasal 54 ayat 5)
Apabila tergugat berkedudukan di dalam negeri dan penggugat di luar negeri, gugatan diajukan kepada Pengadilan di tempat kedudukan tergugat. (Pasal 54 ayat 6)


from Komunitas Rindu Syariah dan Khilafah


oleh : Ali Mustofa Abdurrahman II


Tragedi marvi marmara seakan menunjukkan kepada kita bahwa Umat Islam saat ini benar-benar dalam kondisi yang sangat lemah. Sekedar untuk mendapatkan bantuan makanan dan obat-obatan pun, kaum muslim di Palestina tidak di perbolehkan. Kejadian brutal seperti ini sudah berulang kali terjadi. Mereka tidak takut lagi dengan kebesaran Islam, karena zionis sadar, kini raksasa itu tengah tertidur.

Mereka tahu, sistem nation state yang terapkan di negri-negri Muslim cukup ampuh untuk menjadi penghalang umat Islam membantu saudaranya. Zionis juga tahu, meskipun mereka melakukan tindakan biadab seperti halnya menghadang rombongan freedom frotilla ke Palestina, penguasa-penguasa Muslim tidak akan berani mengirimkan tentaranya untuk menyerbu.

Zionis paham, PBB tidak mungkin berani macam-macam, karena mereka punya sahabat sejati, yakni negri paman sam yang siap memveto keputusan apapun dari PBB yang akan merugikan Negara Israel. Apalagi PBB lah yang mengesahkan berdirinya Negara Israel melalui resolusinya.

Disini bisa ditarik kesimpulan, penjara besar yang saat ini mengkrangkeng umat Islam adalah;1. Sistem jahiliyah termasuk sistem nation state 2. Penguasa yang lebih takut sama Amerika daripada takut sama Allah. 3. Lembaga Internasional PBB. Lembaga ini dijadikan alat oleh AS untuk merangkul negara-negara lain guna menduduki negri-negri Islam. Disisi lain, negri-negri Islam tidak mau mengirimkan tentaranya guna membantu saudara mereka di negri lain dengan alasan tidak ada intruksi dari PBB.

Persoalan palestina adalah salah satu peroalan yang sekarang menimpa saudara-saudara kita muslim lainya di belahan bumi ini. Di Iraq, Amerika dengan pongahnya menumpahkan darah ribuan kaum muslim disana, dengan alasan mencari senjata pemusnah masal yang tidak terbukti kebenarannya .

Bergeser sedikit ke Afhanistan, sampai saat ini Negara yang mengaku polisi dunia itu belum mau menarik pasukkanya, bahkan baru saja menambah sebanyak 30 000 pasukan bersenjata.Tapi aneh, Dunia memberikan Nobel perdamaian kepada sang komando perang, Mr. Obama.

Paman Sam juga mencoba berusaha menancapkan pengaruhnya di Yaman, Pakistan, Bangladesh, baik secara langsung maupun lewat tentara bayaran (Blackwater). Nasib serupa juga menimpa umat Islam di negri minoritas muslim, seperti Cina, Philipina dan negri lain yang mendapatkan perlakuan tidak semestinya dinegara mereka masing-masing. Sedikit beda kisahnya dengan apa yang menimpa saudara-saudara mereka di Indonesia maupun negri muslim lain yang saat ini hanya di jajah secara non fisik.

Oleh karenannya, kita harus berusaha merobohkan penjara besar itu, dengan cara bergerak, berjuang mengganti sistem jahiliyah termasuk sistem nation state ini dengan sistem Islam. Dengannya, terangkatlah seorang khalifah yang tidak takut lagi sama Amerika, begitu juga tidak peduli lagi dengan intruksi maupun sanksi dari PBB. Karena sang khalifah berkewajiban melundungi seluruh kaum Muslim.

Tugas dan fungsi Khalifah adalah sebagai pengatur atau pemelihara urusan umat, penjaga dan pelindung bagi umat. Sebagaimana sabda Rasul: “Dan seorang Imam (Kepala Negara) adalah laksana penggembala, dan ia bertanggungjawab terhadap urusan rakyatnya” (HR. Bukhari).

“Sesungguhnya Imam itu adalah laksana perisai, dimana orang-orang akan berperang di belakangnya dan menjadikannya sebagai pelindung ” (HR. Muslim)

Bisa di tengok contohnya apa yang pernah dilakukan oleh Khalifah Al-Mu’tashim, tatkala seorang wanita di kota Ammuriah (letaknya antara Iraq dan wilayah Syam) berteriak minta tolong disebabkan kehormatannya akan dinodai oleh seorang pembesar Romawi, kemudian ia berteriak : ” dimana engkau wahai Mu’tashim ?” Maka tak lama setelah berita teriakan wanita itu sampai ke telinga khalifah, ia segera memberikan bantuan dengan mengerahkan pasukan kaum muslimin yang ujung barisannya berada di kota Ammuriah, sedangkan ekornya berada di kota Baghad Iraq.

Bukan hanya itu saja, khalifah yang merupakan Imam/pemimpin dari Negara khilafah juga akan melindungi seluruh warga negaranya yang Non Muslim (kafir dzimmi). Setiap warga Negara yang memiliki kewarganegaraan Islam adalah rakyat, sehingga Negara wajib memelihara mereka seluruhnya. Wallahu a’lam bi ash-showab.


Communication By : Sally Sety
Jakarta, 7 Juni 2010.

Bismillaahirrohmanirrohiim
Assalamu’alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh

Ikhwaanii wa Akhwaatii rahimakumullaah…

Berikut ini merupakan sebuah catatan “HIMBAUAN” yang sangat baik dan ditulis oleh adinda Sally Sety rahimakillah. Untuk itu, Abi mewakili seluruh Admin JD&S, ADBIK, MAD Team, serta Indonesian Islam Commercial Jockey, mengajak seluruh saudara-saudari rahimakumullah di Forum ini agar bersama-sama melaksanakan upaya yang dimaksud, serta menyebarkannya kepada masyarakat yang lebih luas lagi.

Semoga dengan begitu, Allah subhanahu wa ta’ala mencatat amalan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang membela dien Islam beserta saudara-saudarinya yang di zholimi oleh KAFIR LAKNATULLAH, serta menentukan sikap atas kebiadaban mereka.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad[232] diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.” (QS. Ali Imran {3}:142).

[232]. Jihad dapat berarti:
1. berperang untuk menegakkan Islam dan melindungi orang-orang Islam;
2. memerangi hawa nafsu;
3. mendermakan harta benda untuk kebaikan Islam dan umat Islam;
4. Memberantas yang batil dan menegakkan yang hak.

Oleh karena itu, hendaknya jangan pernah ada sedikitpun keraguan di dalam hati, atau merasa takut dan gentar dalam membela Al-Haqq. Sebab yaqinlah bahwa janji Allah itu tidak akan pernah meleset sedikit pun, sebagaimana pernyataan firman-Nya :

“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (Dien) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad {47}:7).

Maka mari segera kita laksanakan himbauan dan nasihat yang di sampaikan oleh adinda Sally berikut ini.

Allahuakbar… Allahuakbar… Allahuakbar…!!!

Wassalamu’alaykum warohmatullahi wabarokaatuh
©Abi Muhammad Dive™

—————-BOYKOT UNTUK BANTU PALESTINA By : Sally Sety——————

Assalamualaikum, Ikhwah Fillah….

Mungkin ada sebagian di antara kita yang masih menanyakan, kenapa masyarakat Indonesia harus mendukung dan membantu Palestina ?Toh, di dalam negeri pun masih banyak saudara-saudara kita yang memerlukan bantuan … Dan ternyata inilah cerminan sebagian masyarakat Indonesia.. (egois banget gak si ?)

Untuk menjawabnya, coba sejenak perhatikan peta berikut:

Di atas adalah sebuah peta sederhana yang menggambarkan kondisi wilayah Palestina dari masa ke masa. Dari yang paling kiri (sebelum tahun 1946) hingga yang paling kanan (tahun 2000). Miris sekali bukan? Tatkala sebuah negara ilegal nan agresor israel yang resmi berdiri pada tahun 1948 mulai mencaplok sedikit demi sedikit wilayah Palestina. Hasil migrasi besar-besaran bangsa yahudi dari berbagai penjuru dunia yang dimotori oleh inggris dan usa. Ya, perlahan tapi pasti proses genocide terhadap bangsa Palestina (yang sampai sekarang belum merdeka) terus berlangsung. Lalu, apa hubungannya dengan Indonesia ?

Ok, tahukah kita bahwa disaat setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia dikumandangkan, siapakah yang pertama kali mengakui kemerdekaan kita ? Dimana disaat yang sama, dunia belum mengakui kemerdekaan Indonesia, ternyata Palestina-lah yang pertama kali mengakuinya … Subhanallah, yang selanjutnya barulah beberapa negara timur tengah mengakui, itupun setelah di desak oleh seorang ulama sekaligus mufti Palestina, Syaikh Muhammad Amin Al-Husain. Ya, ternyata kita punya hutang budi yang begitu besar kepada bangsa Palestina. Info selengkapnya bisa dibaca di sini :

http://www.hidayatullah.com/index.php?option=com_content&view=article&id=8105:indonesia-hutang-budi-pada-palestina&catid=1:nasional&Itemid=54

Ah, cuma masalah pengakuan aja kok …

Eiiitts, Masih ingat kasus kemerdekaan kosovo dari serbia di tahun 2008 yang lalu? pengakuan sebuah bangsa/negara terhadap kemerdekaan dan kedaulatan negaranya adalah hal yang sangat penting. Makanya dalam klausul mukadimah UUD 1945, Indonesia sangat menghargai akan pentingnya sebuah kedaulatan dan kemerdekaan suatu bangsa/negara. Dan sebuah pengakuan itu memang penting !

Atau coba contoh kasus yang lain, pada tahun 2004-2005 di saat blokade israel terhadap wilayah jalur gaza terus terjadi, ternyata rakyat Palestina masih sempat-sempatnya menyisihkan harta & memberikan bantuannya untuk masyarakat Indonesia yang terkena gempa di wilayah NAD (tsunami) juga gempa di Jogjakarta dan sekitarnya… Subhanallah! Seharusnya bangsa ini malu, takala ada sebagian dari kita yang mencoba untuk tulus membantu, baik dengan harta bahkan jiwa, atau bahkan hanya dengan sekedar do’a. Ternyata masih ada sebagian dari masyarakat ini yang mencibir, bahkan tidak sedikit yang merasa sinis… menghina😦

Apa yang sudah diberikan untuk saudara-saudara kita di Palestina ?

Ikhwah Fillah… ada satu langkah kecil, yang semua kita bisa berbuat, memulainya detik ini juga.
Yaitu…. BOIKOT! Kita BOIKOT semua produk Israel dan produk AS yg mendukung Zionisme. Jika cara ini dilakukan oleh seluruh muslim di Indonesia, dalam waktu sebulan saja, insyaAllah akan menjadi sebuah tekanan ekonomi yg hebat atas perekonomian AS & Israel. Tentu kita tidak melakukannya hanya untuk sebulan saja, tapi kepada laknatullah Israel, kita akan lakukan BOIKOT SELAMANYA!!!

BERIKUT PRODUK-PRODUk YG HARUS DI BOIKOT:

Usai memimpin shalat Jum’at di Masjid Umar, Qatar, Dr. Yusuf Qaradhawy naik ke mimbar dan mengeluarkan fatwa boikot produk pendukung Zionis-Israel,

“Tiap-tiap riyal, dirham, dan sebagainya, yang digunakan untuk membeli produk dan barang Israel atau Amerika, dengan cepat akan menjelma menjadi peluru-peluru yang merobek dan membunuhi pemuda dan bocah-bocah Palestina. Sebab itu, diharamkan bagi umat Islam membeli barang-barang atau produk musuh-musuh Islam tersebut. Membeli barang atau produk mereka, berarti ikut serta mendukung kekejaman tirani, penjajahan, dan pembunuhan yang dilakukan mereka terhadap umat Islam di belahan dunia lainnya…”

Apakah aksi boikot ini berarti tidak mengkonsumsi atau tidak menggunakan produk-produk di atas? Bukan. Maksud boikot ini adalah TIDAK MEMBELANJAKAN UANG, jadi bukan melarang mengkonsumsi atau menggunakan produknya.

Berikut ini adalah daftar produk-produk Zionis Yahudi yang telah kami dapat dari NRNTA Project Indonesia dan INMINDS INTERNATIONAL :

COCA-COLA, FANTA, FRESH TEA, SUNKIST, SPRITE, NOKIA, MOTOROLA, SIEMENS, BENQ,JHONSON & JHONSON, WALT DISNEY, CARREFOUR, NESTLE, DANCOW, NIDO, MILO, KOKO CRUNCH, TOYS R US, DANONE, NABISCO, MCDONALDS, KENTUCKY FRIED CHICKEN, A&W,SARA LEE, INDOSAT, MENTARI, MATRIX, IM3, IM2, STAR TV, DEWA 19, AQUA, KIWI, ICQ, CBN, CBS,HBO, DPO, EXXON, SONY SDDS, SANEX, AMEX (AMERICAN EXPRESS), BOEING, DAIMLER,CHRYSLER, MERCEDES, VOLKSWAGEN, JAGUAR, DODGE, ALFA ROMEO, GM FORD, CADILLAC,BURGER KING, ARBYS, DOLE, DAYS INN, MALBORO, MERIT, BENSON, L&M, HYATT, MARRIOT,SHERATON, STARBUCKS, MARKS & SPENCER, P&G (PROCTOR & GAMBLE), SUAVE, BRAUMS,WESTELL, AOL (AMERICAN ONLINE), INTEL, MICROSOFT, APPLE COMPUTER, VIACOM,CREATIVE, SOUND BLASTER, HP (HEWLET PACKARD), TORCHE, AMERITRADE, ALCOA, BISSEL,SNAKE ORDERTRUST, AMBI PUR, LEGGS, HOLLYWOOD, PARAMOUNT PICTURE, COLUMBIA PICTURE, STARTREK, LUCIFER, SATURN, WALMART, AT&T, CABLE & WIRELESS, TEXACO,SHELL, LUCENT, VAULT, LOVABLE, WONDERBRA, GOSSARD, PICKWICK, OUTER BANKS, DIM,NUR DIE, HANES, PILAO, PLANTEX, MAISON CAFE, SUPENOR, DONWE EGBENS, CHAMPIONS,CLINIQUE, MAXWELL, PYRAMID, AON, BBB COMPANY, PITTWAY, HUGO BOSS, LEVI’S,WRANGLER, HARLEY DAVIDSON, ARIEL, DANZIGER, BALI, CITGO, CHEVRON, UNOCALL,ARAMIS, ESTEE LAUDER, L’OREAL, KIMBERLEY-CLARKE, KLEENEX, ANDREX, KOTEX, HUGGIES,PAMPERS, DELCO, ORIGINS, TOMMY HILFINGER, DKNY, COMET, REVLON, DE BEERS, CRAIN’S, CLAREMONT, CHICAGO BULLS, ARSENAL FC, LIONS CLUB, ROTARY CLUB, DAN SEMUA PRODUK YANG MEMILIKI BARCODE BERAWALAN ANGKA 729 (BARCODE ZIONIS ISRAEL)

Wassalamualaikum wrwb.
~Sally Sety~
(Re-posting By : Abi Dive)


oleh : Yusuf Eko Susilo


KNRP – Disebabkan oleh kampanye boikot yang diluncurkan oleh warga Palestina atas produk pabrik permukiman Israel di Tepi Barat, akhirnya tujuh belas pabrik Israel ditutup sejak kampanye itu dilakukan beberapa bulan yang lalu.
Seperti yang dikutip oleh The Washington Post dari Avi Alekiam, pemilik dari tiga ratus pabrik di pemukiman, kampanye pemboikotan itu bagi warga Israel merupakan situasi yang tak tertahankan. Demikian seperti disitat aljazeera.
Adapun bagi warga Palestina, sambung koran terbitan AS itu, kampanye itu bisa jadi merupakan strategi yang mereka inginkan.
Lebih lanjut surat kabar itu menunjukkan bahwa bangsa Palestina telah mencoba selama lebih dari empat puluh tahun untuk mengakhiri pendudukan Israel melalui berbagai negosiasi dan intifadah yang berlangsung lebih dari dua dekade, tetapiitu semua tidak berhasil.
Sekarang warga Palestina tampaknya menaruh harapan untuk mencapai keberhasilan dengan cara aksi boikot yang didasarkan atas protes damai, bukan kekerasan, dan aksi boikot itu mungkin pada akhirnya akan memberikan hasil.
Strategi boikot ini telah muncul pada tingkat masyarakat, namun kini telah tumbuh secara signifikan sebagai jalan yang ditempuh oleh kepemimpinan Palestina.
Pejabat senior Palestina kerap melakukan aksi-aksi protes terhadap pemukiman, dimana aksi itu dipimpin oleh para aktivis lokal dalam upaya untuk mengisolasi Israel secara internasional sebagai bentuk langkah yang terinspirasi dari perjuangan anti-rasis di Afrika Selatan.
Surat kabar itu mengatakan bahwa melakukan transaksi dengan produk-produk pemukiman itu dilarang sesuai hukum yang dikeluarkan pada tahun 2005, tetapi Fayyad menekankan pelaksanaan hukum itu pada awal tahun ini, dan ia berharap agar aksi pemboikotan peroduk Israel itu akan mendorong masyarakat internasional untuk mengambil sikap yang tegas terhadap pemukiman dan mengakhiri ketergantungan perekonomian Palestina terhadap Israel.
Ketua Otorita Palestina Mahmoud Abbas bulan lalu menandatangani hukum yang melarang semua produk yang berhubungan dengan para pemukim, dan bagi yang melanggar akan dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun dan denda sampai 14 ribu dolar.
Disebutkan bahwa nilai produk-produk Israel yang dijual ke pasar Palestina hanya sebagian kecil dari produksi total tahunan nasional sebesar dua ratus miliar dolar. Namun para pejabat Israel takut bahwa kampanye pemboikotan itu akan menimpa semua produk Israel.(milyas/aljzr)

sumber:http://www.knrp.or.id/berita/ekonomi/pemboikotan-produk-israel-sebabkan-17-pabrik-israel-gulung-tikar.htm


oleh : Ali Mustofa Abdurrahman II

Tentara zionis Yahudi tengik kembali berbuat ulah, pada Tanggal 31 Mei 2010 ini, mereka menyerang kapal Mavi Marmara yang ditumpangi sekitar 700 relawan berbagai Negara, saat posisi kapal masih berada di kawasan laut internasional. 12 diantaranya adalah relawan asal Indonesia.

Mavi Marmara adalah satu dari 6 kapal Armada Kebebasan (Freedom Flotilla) yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Namun belum sampai tujuan, mereka di serang oleh tentara Israel. Saksi mata menyebutkan puluhan anggota pasukan Israel meluncur dengan tali dari helikopter, dan begitu mendarat mereka menembaki penumpang di geladak kapal dengan peluru tajam. (Liputan6.com 31/05).

Seperti yang diberitakan televisi AlJazeera (31/05) melalui running text, korban tewas mencapai 19 orang, puluhan lainnya luka-luka. Menurut informasi, iring-iringan 6 kapal bantuan kemanusiaan milik the Freedom Flotilla itu kemudian ditahan di Haifa, Israel. Bagi relawan muslim yang meninggal, InsyaAllah mendapatkan karunia syahid.

Kejadian ini merupakan tindakan biadab Israel yang kesekian kalinya, setelah berulang kali melakukan tindakan serupa. Ribuan nyawa warga Palestina telah dibantai. Tidak cukup dengan itu, mereka juga di boikot, sehingga sulit mendapatkan akses logistik dari luar. Sistem nation state yang diterapkan negri-negri muslim lainya membuat umat Islam tidak mampu berbuat banyak terhadap tindakan keji yang menimpa saudara-saudara mereka di Palestina.

Sementara itu, Lembaga internasional semacam PBB selama ini mandul, hanya mengecam lalu diam. Bahkan PBB lah yang mengesahkan berdirinya Negara Israel melalui resolusi yang dikeluarkan majlis umum PBB no. 181 tanggal 29 oktober 1947. Penguasa-penguasa di negri-negri Muslim juga tidak berani untuk mengirimkan tentaranya, padahal mereka mampu untuk itu. Perjanjian damai ataupun diplomasi tidak ada gunanya, mereka selalu melanggarnya. Lagian perjanjian damai yang selama ini dilakukan tidaklah menyentuh substansi persoalan. Sebab substansi persoalannya adalah pencaplokan Negara oleh Israel, jadi harus diusir, bukannya solusi dua Negara.

Bumi suci Palestina merupakan tanah kharajiyah yang tidak boleh dikuasai oleh kaum kafir harbi macam zionis Israel. Pernah suatu ketika, pada masa kehilafahan Islam, Yahudi yang dipimpin oleh Thedore Hezstl ingin mendirikan Negara Israel dengan membawa harta emas yang sangat banyak sebagai imbalan untuk Negara khilafah, sang khalifah dengan tegas menjawab:

“Nasehati Dr. Herztl supaya jangan meneruskan rencananya! Aku tidak akan melepaskan walaupun hanya segenggam tanah ini (Palestina), karena ia bukan milikku. Tanah ini adalah hak umat Islam. Umat Islam telah berjihad demi kepentingan tanah ini dan mereka telah menyiraminya dengan darah mereka. Yahudi silahkan menyimpan harta mereka. Jika Daulah Khilafah dimusnahkan suatu hari, maka mereka bisa mengambil Palestina tanpa membayar harganya. Tapi, selama aku (khalifah) masoh hidup, aku lebih rela ditusukkan pedang ke tubuhku daripada melihat tanah Palestina dikhianati dan dipisahkan dari Daulah Islamiyah”.

Dan kini, setelah khilafah itu tiada, apa yang diinginkan orang-orang Yahudi itu pun menjadi kenyataan, mereka berhasil mendirikan Negara Israel di tanah Palestina.

PERSOALAN PALESTINA

Sejatinya persoalan di Palestina itu ada dua macam, yakni Korban dan Pembantai. Korbannya masyarakat Palestina, sedangkan pembantainya adalah zionis Yahudi. Untuk korban solusinya tentu makanan, obat-obatan dsb. Bagi pembantai, solusinya adalah Jihad fisabilillah, mengusir mereka dari tanah palestina.

Sebenarnya Israel itu tidaklah menakutkan, terbukti mereka sempat keteteran ketika menghadapi cuma dengan sekelompok dari umat Islam yakni Hizbullah. Begitu juga pada invasi terakhir, tentara zionis berhasil dipaksa mundur oleh pejuang-pejuang Palestina karena kerepotan menghadapi sengitnya perlawanan para mujahidin. Namun persoalannya, zionis biadab tersebut masih bercokol di palestina, Negara Israel masih bertengger.

Perlu di perhatikan juga, di belakang zionis yang bertindak sebagai backingnya ada Negara yang sama-sama terorisnya, yakni Amerika Serikat. Namun umat Islam juga tidak perlu takut dengan AS, mereka juga tidak sehebat sebagaimana yang digambarkan di film-film, AS juga pernah dibuat kedodoran ketika menghadapi tentara-tentara vietnam beberapa tahun silam, Amerika seakan juga kewalahan ketika menghadapi mujahidin Taliban. Mereka menjadi kuat karena mereka bersatu, sama-sama menunjukkan kebenciannya kepada umat Islam.

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar).” Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” [QS. Al Baqarah 120]

Karena itu, di samping kita mendoakan saudara-saudara kita yang berjuang di sana, serta memberikan bantuan moril maupun material semampunya, belumkah tibakah saatnya bagi kita untuk berjuang secara sungguh-sungguh untuk menegakkan khilafah Islamiyah. Karena Khalifahlah yang akan menyatukan serta menghimpun potensi seluruh kaum muslim, sehingga dengan ijin Allah mampu untuk mengusir zionis Israel La’natullah dari tanah palestina. Tidak hanya itu saja, khilafah juga akan membebaskan seluruh negri-negri muslim yang sekarang ini sedang di jajah. Islam bersatu tak bisa dikalahkan!

Wallahu a’lam bi ash-shawab


Kael
The Invoker

Quas. Wex. Exort. The essence of a storm. The heart of a blizzard. The soul of a phoenix. After his people were broken and scattered to the corners of the earth, Kael was left with only the relics of his once great world. Thirsting for vengeance, he sold his own soul to Ner’Zhul, and in exchange acquired near limitless power. Taking on the mantle of the Blood Mages of old, the Invoker strode into war with nothing but the elements at his command. He can fuse the elements into deadly incantations, tearing apart the very heavens in his fury. His genius knows no bounds, and the Sentinel shall come to know the rage of the Invoker.
Stats Growth
Str 19 +1.4
Agi 20 +1.9
Int 22 +2.5

Kelebihan

Damage Besar
Skill Variatif dan Bagus
Mampu Mengisi hampir semua Role (Carry, Nuke, Disabler, Etc)

Kekurangan

HP sangat kecil dikarenakan tidak ada bonus stats
Sulit digunakan jika belum terbiasa
Membuat tangan pegal
Adiktif

Skills

Quas
0.75 HP regen per level per instance.
Passive

Level 1 0.75 HP regen

Level 2 1.50 HP regen

Level 3 2.25 HP regen
Level 4 3.00 HP regen
Level 5 3.75 HP regen
Level 6 4.50 HP regen
Level 7 5.25 HP regen

Skill Defensive Invoker yang memberikannya 15.75 HP regen ( Jika memanggil 3 Quas ).Namun perlu diperhatikan disini bahwa cara kerja regen skill ini berbeda dengan item regen ( Ring Of Health, Ring Of Regeneration, Etc ). Skill ini memberikan regen bukan per detik.

Wex

Gives 2% AS and 1% MS per level per instance.
Passive

Level 1 2% AS 1% MS
Level 2 4% AS 2% MS
Level 3 6% AS 3% MS
Level 4 8% AS 4% MS
Level 5 10% AS 5% MS
Level 6 12% AS 6% MS
Level 7 14% AS 7% MS

Skill yang bisa dipakai untuk Offensive dan Defensive. Kita bisa dengan mudah mengejar dan lari dari Hero musuh ketika Wex telah mencapai Level 7

Exort
3 damage per level per instance.
Passive

Level 1 3 Damage
Level 2 6 Damage
Level 3 9 Damage
Level 4 12 Damage
Level 5 15 Damage
Level 6 18 Damage
Level 7 21 Damage

Skill Offensive Invoker, Sangat membantu saat Farming dan Harrasing. Bonus 63 Damage ( Level 7 dan Jika 3 Exort diaktifkan sekaligus ) bukan angka yang sedikit.

Invoke
Combines the properties of the elements currently being manipulated, creating a new spell at Invokers disposal. The invoked spell is determined by the combination of Quas, Wex and Exort.

Level 1 – 1 Invoke, 30 cd.
Level 2 – 2 Invokes, 25 cd.
Level 3 – 2 Invokes, 12 cd.
Level 4 – 2 Invokes, 5 cd.

Cooldown: 30/25/12/5
Manacost: 20/50/80/110
Level 1: 20 mana, 30 sec cooldown.
Level 2: 50 mana, 25 sec cooldown.
Level 3: 80 mana, 12 sec cooldown.
Level 4: 110 mana, 5 sec cooldown.

Menggabungkan 3 Skill lain menjadi Skill baru.
Hanya 2 Skill ( Jika telah mencapai Invoke Level 2+ ) yang bisa diaktifkan secara bersamaan.

Skill Yang Dihasilkan dari penggabungan Invoke
(Q = Quas W = Wex E = Exort )

EEW – Chaos Meteor aka “Bakso”
————————-

Invoker memanggil “Bakso” yang bergerak 500 sampai 1550 range (bergantung pada Level Wex)
dan membuat 80 sampai 260 damage (bergantung pada Exort).

Yang perlu diperhatikan disini adalah, skill ini hanya memberi damage dalam AoE 300 ( daerah sekitar “Bakso” dan tentunya “Bakso” itu sendiri ) bukan pada area 1550 range di depan Invoker.
Skill ini sangat mudah dihindari sehingga perlu dikombinasikan dengan skill yang lain.

Cooldown : 60
Manacost : 200

WWE – Aclarity:
—————
Invoker mendapatkan tambahan AS hingga 90% (bergantung pada Wex) dan damage hingga 80 damage (bergantung pada Exort) untuk 6 detik

Skill yang sangat berguna untuk Farming dan Killing Hero. Cooldown yang hanya 15 detik membuat kita bisa memakainya hampir setiap waktu.

Cooldown: 15
Manacost: 50

WWQ – Tornado:
——————–
Invoker Memanggil Tornado yang berjalan sepanjang 700 sampati 3100 (bergantung pada Wex) untuk memberikan 175 sampai 350 damage (bergantung pada Wex)menerbangkan musuh – musuhnya selama 0.4 sampai 2.2 detik (bergantung pada Quas)

Ini adalah skill semi disable Invoker. Kenapa Semi Disable ? karena waktu 2.2 detik baru dicapai ketika Quas telah mencapai Level 7 dan itu membutuhkan waktu yang sangat lama. Gunakan skill ini untuk mencancel channeling spell atau town portal.

Cooldown: 25
Manacost: 150

QQW – Ghost Walk:
———————–

Membuat Invoker hilang dari pandangan, MS dari Invoker ketika Ghost Walk bergantung pada Wex (-30% sampai -0%). Invoker juga memperlambat gerak musuh di sekitarnya bergantung pada Quas (Slow 10% sampai 40%)

Skill Defensive Invoker yang membuat dia menjadi Invisible selama hampir 70 detik.Skill ini bisa divariasikan dengan skill lain. Sangat bagus untuk meloloskan diri. Namun perhatikan bahwa mengganti Orb anda (Exort,Quas,Exort) membatalkan skill ini.

Cooldown: 60
Manacost: 300

QWE – Deafening Blast:
—————————-

Mengeluarkan gelombang ultrasonic kedepan Invoker menyebabkan musuh mundur kebelakang selama 0.25 sampai 1.75 (Bergantung pada Quas), Menyebabkan damage 40 sampai 180 (Bergantung pada Exort) dan menyebabkan Attack Silence selama 1 sampai 4 detik (Bergantung pada Wex)

Skill yang sangat berguna, menyebabkan kekacauan ketika War dan membuka peluang Chaos Meteor memberikan damage optimal.
Ada hal yang perlu diperhatikan dari skill ini karena banyak Player yang salah mengerti, Attack silence disini tidak membuat musuh tidak dapat menggunakan skill, namun membuat musuh tidak dapat menyerang dengan serangan normal. Karena itu skill ini sangat berguna ketika menghadapi hero – hero yang Attack Speednya cepat (Troll dkk )

QQE – Ice Wall:
——————

Membuat Tembok Es Horizontal tepat di depan Invoker. Tembok ini memperlambat gerakan musuh sebanyak 50% dan menyebabkan 5 sampai 42 damage per detik ( Bergantung pada Exort ). Tembok ini bertahan selama 3 sampai 10 detik ( Bergantung pada Quas ).

Skill Disable Invoker, Damage dari skill ini relatif kecil. Gunakan untuk melarikan diri atau untuk Ganking hero musuh.
Cooldown: 20
Manacost: 125

EEE – Sun Strike:
——————
Invoker memfokuskan sinar matahari ke 200 AoE menyebabkan damage 75 sampai 450 ( Bergantung pada Exort ). Damage dari spell ini dibagi rata ke semua unit yang ada di 200 AoE (Jadi jika ada 5 unit musuh termasuk hero di daerah tersebut, maka setiap unit akan mendapat 450/5 = 90 damage dengan asumsi Exort level 7 ) Jarak Cast spell ini Global. Membutuhkan waktu 1.7 detik sebelum skill itu aktif ketika di cast.

Skill yang bagus namun sulit untuk dipakai. Skill ini mirip Ultimate Zeus namun jauh lebih rumit dan tidak praktis. Kita harus belajar timing yang tepat kapan dan dimana harus mengeluarkan Sun Strike. Pastikan hero yang anda incar sedang sendirian atau damage dari skill ini akan terbagi.

Cooldown: 30
Manacost: 175

QQQ – Cold Snap:
—————-
Membuat Lawan Kehilangan hawa panas sehingga setiap menerima damage akan terkena ministun ( 0.2 ) dan 30 damage setiap ministun. selama 3 sampai 6 detik ( Bergantung pada Quas ). Interval stun 0.7 sampai 0.4 ( Bergantung pada Quas )

Cooldown: 20
Manacost: 100

WWW – EMP:
—————
Invoker membuat energi elektromagnetis pada lokasi yang diinginkan yang akan meledak setelah 2 – 4 detik ( Bergantung pada Wex ). Ledakannya menyebabkan musuh di 700 AoE kehilangan hingga 400 mana ( Bergantung pada Wex )dan terkena damage sesuai dengan mana yang hilang.
Skill ini bagus untuk membuat musuh kehilangan mananya dengan cepat. Hampir mirip dengan mana burn NA. Gunakan kepada Hero – hero membutuhkan mana dan mempunyai mana sedikit ( Skeleton King, Sven, Venomancer, Sand King, Dkk )
Cooldown : 25
Manacost : 175

EEQ – Forge Spirit:
——————-
Invoker memanggil roh yang membantunya untuk bertarung.
Ketika Quas dan Exort Mencapai level 7, Invoker dapat memanggil 2 Forge Spirit sekaligus.

Summon Cooldown: 70
Summon Manacost: 200

Skill Build

Level 1 Exort
Level 2 Invoke
Level 3 Exort
Level 4 Wex
Level 5 Exort
Level 6 Wex
Level 7 Invoke
Level 8 Quas
Level 9 Exort
Level 10 Wex
Level 11 Invoke
Level 12 Exort
Level 13 Wex
Level 14 Exort
Level 15 Wex
Level 16 Exort
Level 17 Wex
Level 18 Quas
Level 19 Wex
Level 20 Quas
Level 21 Quas
Level 22 Quas
Level 23 Quas
Level 24 Quas
Level 25 Invoke

Item Build

Starting item
2x Gauntlet Ogre Of Strenght
1x Healing salve

Early game ( 1 – 10 )
2x Bracer
1x Power Tread STR

Mid game ( 10 – 30 )
2x Bracer
1x Power Tread STR
1x Helm of Dominator
1x Javelin (1x Demon edge Jika banyak kill )

Late game ( 31 – 60 )
1x Bracer
1x Power Tread STR
1x Help of Dominator
1x MKB
1x Messerschdemicht’s Reaver ( 1x HoT )

FAQ

Kemana Guinsoo?

Invoker Battle di Late game akan menjadi target utama untuk dibunuh pertama kali, Maka dari itu HP invoker yang hanya berkisar 1200HP itu harus di tambah secara drastis. HoT dibandingkan dengan Guinsoo memberikan bonus HP yang cukup banyak untuk Invoker untuk Survive.
Namun tidak dipungkiri bahwa Guinsoo juga sangat bagus untuk Invoker. Sekali lagi semua bergantung anda

OMG!? Helm Of Dominator!?

Ya, Helm Of Dominator adalah item core dari build ini, karena build ini mengutamakan damage serangan dan skill Invoke.Invoker di support dengan skill – skillnya yang sangat variatif sehingga membuat dia sangat mematikan.
Bayangkan Int Hero Level 16 dengan damage seperti ini

Base damage : 81 – 87 + 205

How to Play

Starting item
Beli 2 Gauntlet ogre of strenght dan 1 Healing salve

Early Game
Mintalah Solo di line tengah, biasanya Teman – teman anda akan membiarkan anda solo.
Deny dan Harras enemy sesering mungkin.
Namun ingat pentingkan Deny diatas Harras.
Ketika level 4 atau 5 Cobalah untuk mendapatkan first blood dengan menggunakan Chaos Meteor. Teknik yang tepat adalah sesuaikan jarak Invoker dengan target, hal ini sangat penting sehingga musuh tidak curiga anda mengeluarkan Chaos Meteor, usahakan mengeluarkannya ketika musuh sedang memukul creep. Setelah Chaos Meteor keluar, segeralah berlari ke arah musuh sedekat mungkin lalu pukul dengan serangan biasa. Pada Level 7, Pasangkan lah Skill Aclarity dengan Meteor. Tekniknya sama pada saat level 5 namun pada saat memukul hero musuh, gunakan Aclarity untuk menambah damage, Aclarity tidak akan mencancel attack anda ke musuh anda. Selain itu selalu lihat kesempatan untuk menggunakan Sun Strike di line lain.

Mid Game
Jika anda telah mendapat Power Tread dan 2x Bracer Pada sekitar menit 10 maka anda pada jalur yang tepat.Terus deny dan buat Hero yang 1 line dengan anda menjadi makanan anda (dan berharap dia tidak leave ). Setelah anda mencapai level 11 – 12, Mulailah Bokong Hero2x musuh di line yang lain. anda cukup melempar Chaos Meteor ke arah mereka dan pukul mereka dengan aclarity atau gunakan kombo Defiance – Meteor ( Saya lebih suka cara pertama ). Jangan lupa gunakan Icewall atau Ghost Walk saat anda di bokong Hero musuh. Jika anda di ajak 1vs1 melawan hero2x lain, jangan lari tetap pukul hero itu dengan Aclarity dan jangan lupa melempar “Bakso” ke arahnya . Jika Invoker anda mendapat Dominator pada Level 13 atau sekitar menit 15, Maka hampir semua hero tidak mampu melawan 1vs1 untuk 15 menit ke depan. Ketika War, keluarkan Defiance – Meteor lalu cepat ganti skill anda ke Aclarity.Gunakan kesempatan ini untuk Farm MKB dan HoT anda. Trus Farming dan Kill Kill…

Late Game
Sekarang anda harus lebih berhati – hati bermain karena Hero2x late akan membuat anda kesulitan. Tetaplah bermain aggresif namun lebih hati2x, usahakan selesaikan game dibawah 50 menit karena Invoker menjadi kurang efektif diatas menit tersebut. Ketika War, keluarkan Defiance – Meteor lalu cepat ganti skill anda ke Aclarity. Sun Strike sudah tidak berguna disini, lebih baik anda gunakan Cyclone untuk mengejar hero musuh yang lari.